

(c) Imla W. Ilham






(c) ibunda IFA-ADEK
Adek dan Ifa bersama teman akrab Rara (sebelah kiri) berpose bertiga dikebun belakang rumah setelah mandi hujan/sore di minggu ketiga maret 2010)
Senyum mirip ayah ! ......... Walau Tak Cantik, Ayah selalu bilang bahwa IFA mirip Sonia Gandhi. Ifa selalu bertanya, siapa Sonia Gandhi. Tapi rupanya Ayah memberikan PR untuk IFA jawab bila nanti IFA sudah memiliki pengetahuan mencari siapa Sonia Gandhi itu di buku !
Tepat tanggal 13 Juli 2009, jam 05.00 pagi Ifa sudah bangun, ingin rasanya mau cepat-cepat memakai baju baru, tas baru, sepatu baru dan topi baru. Pukul 07.00 pagi, Ifa berangkat ke Sekolah Dasar 51 Kuranji Padang. Ini pengalaman pertama. Ifa diterima di Kelas I A, bersama-sama dengan teman-teman Ifa waktu Sekolah di TK Bundo Kanduang. Ifa diantar oleh Ibunda, Nenek dan Tante Vera. Nenek sengaja datang dari Air Bangis untuk melihat dan menemani Ifa melewati pengalaman pertama masuk SD ini. Sedangkan Tante Vera adalah famili Ibunda yang sengaja datang ke Padang untuk selanjutnya "mengasuh" dan menemani Ifa sewaktu Ayah dan Ibunda bekerja. Dengan dibimbing Nenek, Tante Fera dan Ibunda, Ifa berangkat ke sekolah. Hari Senen, Ifa dan teman-teman belum belajar. Setelah upacara, Ifa masuk ke kelas I A, selanjutnya perkenalan dan kemudian memberikan buku-buku pada bu guru yang sebelumnya telah dibeli oleh ibunda (diberi nama dengan tulisan komputer oleh Ayah ... lho ). Ibunda dan Ayah kemudian langsung pergi ke TK Bundo Kanduang mengantar Adek dan terus pergi bekerja, Ibu ke Sekolah sedangkan Ayah ke kampus.
Ayah merupakan anak nomor 2 dari enam orang bersaudara. Yang paling tua namanya Uci Lili, kemudian Ayah, setelah itu Uci Hizra, Uci Iza, Uci Ade dan Papa Zilfi (Adek dan Ifa memanggil Adik ayah yang paling kecil dengan panggilan Papa). Sejak Ongku dan Nenek (Ayah dan Ibu) dari Ayah Ifa-Adek sakit sejak tahun 1995 dan meninggal tahun 1998 dan 2003 yang lalu, maka Ayah-lah yang mengambil peran menguliahkan saudara-saudaranya. Alhamdulillah, Uci Lili tamat D2 Tarbiyah tahun 1999 dan sekarang menjadi PNS/Guru SD di Air Bangis. Kemudian Uci Ade tamat IAIN Tahun 2000 (bersamaan dengan Ibunda), sekarang jadi Guru di Sorkam Tapanuli Tengah. Sedangkan Uci Iza tamat IAIN Tahun 2003 dan sekarang ikut suaminya di Aceh. Sedangkan Uci Izra, setelah menamatkan SMA tahun 1994, ia kemudian berkeluarga tahun 1995 (lebih dahulu dari Uci Lili dan Ayah). Semua saudara-saudara ayah ini, umumnya ayah yang menguliahkan mereka. Waduuuh... ayah Ifa dan Adek hebaat ya? Adik ayah yang paling kecil ...... yang biasa kami panggil panggil dengan Papa Zilfi, sejak mulai kuliah di Fakultas Teknik Sipil Universitas Bung Hatta Padang tahun 2004 yang lalu, tinggal bersama dengan kami. Jadi, Ifa dan Adek sangat dekat dengan Papa Zilfi. Berbeda dengan Uci Ade dan Iza yang telah wisuda sebelum Ifa dan Adek lahir.
Setiap malam, siap Ifa belajar membaca dan Iqra', Ibunda sesekali mengajak Ifa dan Adek belajar mewarnai. Yang paling suka adalah Adek. Ibunda selalu membeli Faber Castle bagi Ifa dan Adek. Ifa sangat suka dan gembira bila mewarnai.... terutama Adek. Bahkan, kata ibunda, dari hari ke hari, Adek makin bagus dalam mewarnai gambar. Gambar-gambar Adek nampaknya agak meriah. Ifa selalu mengajar Adek bagaimana cara mewarnai agar bersih dan bagus. Coba lihat, gambar Adek sudah mulai bersih, walaupun terkadang diluar garis yang telah ibunda buat sebelum Ifa dan Adek mewarnai. Mau tahu gambar-gambar yang telah Ifa dan Adek warnai..... ? (LIHAT/KLIK gambar-gambar Adek dan Ifa di GALLERY GAMBAR IFA-ADEK )
Diantara teman-teman Adek yang baik dan lucu-lucu ini, Adek yang paling kecil umurnya. Adek belajar di Baby School TK Citra Al Madina, bareng dengan Teta IFA yang belajar di TK-nya. Guru-guru Adek di Baby School Bundo Kanduang Belimbing ini, baik-baik lho orangnya. Ada Ibu Rat (baju biru muda sebelah kiri) dan Ibu Desi (sebelah kanan). Lalu Adek yang mana ?.......... Cari yang paling manis. Adek duduk di depan, nomor 3 (tiga) dari kiri ? Ada nggak yang lucu nampaknya tentang foto Adek ? .................. Kebetulan, waktu di foto, Adek lagi makan permen ("memen"), jadi mulut Adek seperti orang mengunyah permen. Coba bayangkan, bila Adek tak mengunyah permen, pasti foto Adek lebih cantik... kan ?